Wartawan Memanas: FWTB Desak Pemerintah Tuba Beri Kepastian Jangan Bungkam

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

TULANGBAWANG – Ketegangan antara insan pers dan pemerintah Kabupaten Tulangbawang kembali memuncak. Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Tuba Bersatu (FWTB) mengekspresikan kekecewaan mendalam setelah aksi demonstrasi yang mereka gelar kemarin belum membuahkan kejelasan apa pun. Mandeknya kepastian terkait kebijakan anggaran media membuat para wartawan naik pitam. Jum’at (12/12/2025)

FWTB menilai aturan yang dikeluarkan pemerintah setempat tidak kontradiktif dengan kebutuhan lapangan, bahkan dianggap tidak berpijak pada situasi nyata yang tengah dihadapi insan pers.

“Ini semua kembali kepada kebijakan pemerintah. Kalau mereka ingin keberlangsungan pers tetap hidup, mestinya ada kejelasan, bukan saling menggantung kepastian yang tak kunjung usai,” Ujar sejumlah wartawan

Silahkan Baca juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) untuk Warga Pra Sejahtera

Feri dan Hendri, dua wartawan media online, secara terbuka menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka menilai ada kejanggalan dalam kebijakan anggaran media di Tulangbawang yang berbeda drastis dengan daerah lain.

“Kenapa hanya kabupaten kita yang seperti ini? Atau jangan-jangan ini hanya settingan di belakang,” ungkap mereka dengan nada kesal.

Mereka menegaskan bahwa pemerintah seharusnya berlaku adil terhadap sesama, tanpa menekan atau mempersulit kerja pers.

Ia menambahkan, Janganlah kalian zolim sesama umat mu, Sebab nanti kalian akan kena imbas akibat ke Zoliman kalian terhadap kami,” Cetusnya dengan nada kecewa

Kekecewaan wartawan semakin dalam setelah mendengar penjelasan bahwa surat dari Kementerian Dalam Negeri telah diluncurkan selama tiga bulan.

Silahkan Baca juga :  Ketua DPP KWI Tegas: Proposal Mengatasnamakan Organisasi di Tanggamus Dipastikan Palsu

Namun, implementasinya mandek. Padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun sementara dana untuk publikasi yang ditunggu-tunggu belum terserap dan tak menunjukkan progres apa pun.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius dari para wartawan, ke mana arah Anggaran Belanja Media Kabupaten Tulangbawang selama ini?

Transparansi dan kepastian kini menjadi tuntutan utama FWTB, demi menegakkan profesionalitas dan menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi.

Aksi lanjutan tidak menutup kemungkinan akan kembali digelar jika pemerintah tetap bungkam tanpa memberikan penjelasan resmi. Wartawan berharap pemerintah daerah membuka ruang dialog konstruktif agar polemik tidak semakin melebar.

Dengan ketegasan sikap yang ditunjukkan FWTB, persoalan ini menjadi pengingat bahwa pers bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintah pun diharapkan mampu merespons tuntutan ini dengan bijak, transparan, dan berkeadilan,” Pungkasnya (Jeffry)

Loading

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak

Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang