TANGGAMUS – PMII dan mahasiswa STIBI sukses menutup rangkaian Pesta Rakyat, Bazar UMKM, dan Konser Musik Kabupaten Tanggamus 2026 di Taman Terbuka Soekarno, Kota Agung, Minggu malam (23/5/2026).
Acara penutupan berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat yang antusias menikmati hiburan rakyat, bazar kuliner, hingga konser musik yang mengguncang pusat Kota Agung.
Meski pada sore hari kawasan kegiatan sempat diguyur hujan, semangat panitia, pelaku UMKM, dan masyarakat tidak surut. Suasana justru semakin ramai menjelang malam, menandai tingginya antusiasme warga terhadap pesta rakyat yang menjadi simbol kebangkitan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanggamus.
Kegiatan malam Minggu tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mempromosikan produk unggulan UMKM lokal.
Ketua Pelaksana, Adha Ali Syahbana, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing UMKM agar lebih maju dan berkualitas.
“Target utama kegiatan ini adalah memperkuat dan meningkatkan daya saing UMKM lokal. Sebanyak 150 pedagang UMKM dari berbagai wilayah ikut ambil bagian dalam bazar ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari sponsor, panitia, hingga elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada sponsor utama, Ibu Almira Fauzi selaku anggota DPD RI, serta dukungan dari Jarum, Honda, Aqua, Hartono Group Indonesia (HGI), dan seluruh panitia yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, serta waktunya demi suksesnya acara ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMII, Dauri Ruansyah, menegaskan bahwa pesta rakyat tersebut bukan sekadar hiburan semata, melainkan panggung besar untuk membangkitkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Ini bukan hanya konser dan hiburan, tetapi ruang bagi UMKM untuk berkembang, ruang bagi masyarakat untuk bersatu, dan ruang bagi pemuda Tanggamus untuk berinovasi,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda Tanggamus untuk terus mengembangkan potensi daerah dan membuka ruang strategis bagi usaha masyarakat lokal agar semakin maju dan kompetitif.
Selain bazar UMKM dan konser musik, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan edukatif seperti donor darah massal, lomba mewarnai tingkat SD dan PAUD, hingga pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Koordinator P3H Kota Agung Pusat, Timur, dan Barat, Soucad Diyan, mengajak seluruh pelaku UMKM untuk segera mengurus sertifikat halal secara gratis melalui program dari BPJPH.
Ia menjelaskan bahwa program fasilitasi sertifikat halal gratis tersebut memiliki kuota terbatas hingga 18 Oktober mendatang. Pelaku usaha seperti penggilingan kopi, restoran, hotel, depot air isi ulang, dan usaha lainnya yang belum memiliki sertifikat halal diminta segera menghubungi petugas atau koordinator P3H setempat.
“Sertifikat halal menjadi bagian penting dalam legalitas dan perlindungan usaha. Pelaku usaha yang belum memiliki sertifikat halal berpotensi dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha,” ungkapnya.
Menariknya, kegiatan berskala besar tersebut disebut berhasil dipersiapkan hanya dalam waktu dua minggu melalui semangat gotong royong mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus pun memberikan apresiasi atas suksesnya kegiatan yang dinilai lahir dari semangat swadaya masyarakat dan kolaborasi berbagai elemen daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena terselenggara dari hasil swadaya masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan terus mendukung kegiatan demi kemajuan daerah,” ungkap salah satu perwakilan panitia.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat sejak malam pembukaan hingga penutupan, Pesta Rakyat Tanggamus 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemuda, dan pelaku UMKM mampu melahirkan gerakan ekonomi rakyat yang kuat, inklusif, dan inspiratif,” Pungkasnya (HELMI)