Gubernur Lampung: Kota yang Bertahan adalah Kota yang Mau Belajar dan Berani Beradaptasi

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan perkotaan tidak lagi semata ditentukan oleh besarnya anggaran atau pesatnya pertumbuhan fisik, melainkan oleh kesiapan pemerintah kota (Pemkot) untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman yang bergerak cepat dan dinamis.

Penegasan tersebut disampaikan Rahmat Mirzani Djausal dalam pidato akhir tahun APEKSI Outlook 2025 yang digelar di Paradise Hall Hotel Novotel Lampung, Sabtu (20/12/2025).

Forum nasional ini dihadiri para wali kota se-Indonesia sebagai ruang refleksi dan konsolidasi arah pembangunan perkotaan ke depan.

Menurutnya, APEKSI bukan sekadar forum seremonial, melainkan arena strategis untuk mengevaluasi posisi masing-masing kota dalam menghadapi tantangan global, nasional, dan lokal, sekaligus merumuskan langkah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Silahkan Baca juga :  Perbaikan Jalan Kasui–Air Ringkih Dorong Konektivitas dan Perdagangan Warga Way Kanan

“Outlook 2025–2026 ini mendorong kita untuk melihat siapa diri kita sebagai kota, memahami tantangan yang dihadapi, dan merancang masa depan dengan perencanaan yang lebih matang,” ujarnya.

Rahmat Mirzani mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 pemerintah daerah dihadapkan pada tekanan yang semakin kompleks. Meningkatnya tuntutan layanan publik, ketimpangan antarwilayah, keterbatasan fiskal, serta meningkatnya frekuensi bencana menjadi tantangan nyata yang tidak bisa dihindari.

Situasi tersebut diperparah oleh perkembangan teknologi yang melaju jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan birokrasi dalam menyesuaikan diri.

“Dari berbagai tantangan itu kita belajar satu hal penting, kota yang mampu bertahan adalah kota yang mau belajar, dan Pemkot yang berani menyesuaikan diri dengan perubahan,” tegasnya.

Ia menilai setiap kota di Indonesia memiliki karakter, potensi, dan keunggulan yang berbeda. Ada kota yang tumbuh dari sektor pariwisata, perdagangan, industri kreatif, pendidikan, kawasan pesisir, hingga kota-kota yang kini mulai bertransformasi menuju ekonomi hijau dan digital, serta memperkuat kesiapsiagaan bencana dan ketahanan fiskal.

Silahkan Baca juga :  Belajar Penerapan SPBE, Diskominfo Tubaba ke Mesuji

“Perbedaan ini bukan kelemahan, melainkan kekuatan. Kuncinya ada pada kemampuan Pemkot membaca peluang dan mengolahnya menjadi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam konteks Lampung, Rahmat Mirzani menyoroti peran strategis Kota Bandar Lampung dan Kota Metro sebagai simpul utama pendidikan dan perdagangan. Ia menyebut sekitar 60 hingga 70 persen perputaran ekonomi Provinsi Lampung terjadi di dua kota tersebut.

Namun demikian, ia mengingatkan agar pertumbuhan kota tidak berjalan secara eksklusif.

“Kota tidak boleh tumbuh sendiri. Pertumbuhan yang tinggi harus menjadi pengungkit bagi kabupaten di sekitarnya agar pembangunan lebih merata, terarah, dan inklusif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Lampung mendorong Pemkot untuk memanfaatkan teknologi sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Silahkan Baca juga :  Resmi Tomy Yovan Andriansyah Pimpin Navotel Lampung

Ia mencontohkan sejumlah kota dunia, seperti Singapura, yang mampu menghadirkan pelayanan publik cepat, transparan, dan akuntabel, ditopang oleh perencanaan kota yang kuat serta sistem transportasi yang terintegrasi.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendorong Pemkot Bandar Lampung dan Pemkot Metro untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan wilayah sekitarnya,” pungkasnya.

Pidato tersebut menegaskan bahwa masa depan kota tidak ditentukan oleh seberapa cepat ia tumbuh, melainkan oleh seberapa cerdas ia beradaptasi, dengan menempatkan pembelajaran, kolaborasi, dan inovasi sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan. (*)

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023