TULANG BAWANG – Jagat media sosial dan grup WhatsApp tengah dihebohkan dengan maraknya kasus pembajakan sejumlah nomor pribadi. Modus yang digunakan terbilang licik, yakni dengan dalih mengirim undangan acara dan kemudian meminta pinjaman uang dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp500.000 hingga Rp5.000.000.
Banyak korban sudah terjerat, bahkan nomor yang diretas kerap kali berasal dari kontak rekan sejawat yang sudah terdaftar dalam jaringan pertemanan WhatsApp. Hal ini membuat korban lebih mudah percaya.
Zulkifli, salah seorang pengguna WhatsApp yang mengetahui modus ini, mengaku langsung sadar ketika menerima pesan mencurigakan.
“Iya saya memang sudah tahu bahwa nomor itu dibajak, maka saya ikut isengin juga,” ungkapnya.
Di sejumlah grup WhatsApp, diskusi soal kasus ini semakin ramai. Modus yang digunakan umumnya berbentuk tautan undangan pernikahan.
Begitu tautan tersebut dibuka, WhatsApp korban langsung disadap, dan dari situlah pelaku mulai melancarkan aksinya menguras dana melalui tipu daya pinjaman.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima pesan mencurigakan, meski berasal dari nomor kenalan dekat. (Jeffry)