TULANG BAWANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Ir. Ferli Yuledi, SP., MM., MT. memimpin langsung kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang di Kecamatan Rawajitu Selatan, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin pemerintah daerah dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pemerintah daerah memaknainya sebagai ruang dialog, silaturahmi, dan penguatan kebersamaan antara pemangku kebijakan dan warga.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus memiliki makna nyata, tidak hanya sebatas agenda formal.
“Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kami ingin lebih dekat, mendengar aspirasi secara langsung, serta memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ferli Yuledi dengan tegas.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.
Karena itu, komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan warga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang juga menyalurkan berbagai bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Bantuan yang diberikan meliputi hibah untuk masjid, hibah Al-Qur’an, serta santunan bagi anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Rawajitu Selatan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan nilai-nilai kepedulian sosial tetap terjaga, terutama di bulan Ramadhan yang sarat dengan semangat berbagi dan solidaritas.
Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadhan, memperkuat kepedulian sosial, serta terus mendukung program pembangunan daerah.
“Stabilitas, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat adalah kunci utama kemajuan daerah. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut ditutup dengan tausiyah keagamaan yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kedekatan, kepercayaan, dan solidaritas antara pemerintah dan masyarakat. (*)