Provinsi Lampung Masuk 5 Besar Nasional Pada Penilaian Pembangunan Daerah Tahap II

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung berhasil masuk 5 besar nasional dalam Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025 untuk kategori Provinsi yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Penilaian tahap II ini dilakukan secara virtual di Ruang Rapat Utama pada Rabu (17/9/2025) dan diikuti oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, Plt. Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bobby Irawan, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama dan seluruh stake holder terkait penilaian.

PPD merupakan evaluasi tahunan terhadap kualitas perencanaan, capaian pembangunan, serta inovasi program unggulan di setiap daerah. Tahun ini, selain aspek capaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, dan proses penyusunannya, penilaian juga menambahkan indikator terkait pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan menegaskan bahwa PPD bukan sekadar ajang penilaian, melainkan momentum untuk terus memperbaiki kualitas perencanaan pembangunan. Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong program-program unggulan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas SDM, hingga inovasi pembangunan yang menjadikan Lampung semakin maju dan berdaya saing.

Silahkan Baca juga :  Selama Tiga Pekan, Polres Tulang Bawang Ungkap 13 Kasus Narkotika

Ia juga menegaskan bahwa arah pembangunan Lampung selalu selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.

“Program prioritas daerah kami rancang sejalan dengan prioritas nasional, agar memberikan kontribusi nyata bagi visi pembangunan Indonesia yang maju, berkelanjutan, dan inklusif,” ujar Marindo Kurniawan.

Plt. Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto dalam paparannya menjelaskan bahwa inovasi unggulan yang diajukan Lampung pada PPD 2025 adalah program Desaku Maju dengan turunan inovasi Lampung Boemi Event.

Program Desaku Maju dirancang untuk mempercepat pembangunan desa melalui tiga tahapan utama, yakni input, proses, dan output. Input berupa penguatan kapasitas masyarakat desa, pendampingan UMKM, serta dukungan infrastruktur dasar.

Proses dilakukan melalui sinergi lintas sektor, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan kelembagaan desa. Sementara output yang diharapkan adalah terwujudnya desa mandiri yang berdaya saing, berkelanjutan, serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Silahkan Baca juga :  Salurkan BLT - DD Tahap Pertama Tahun 2023 Pemerintah Tiyuh Karta Sari Fokuskan Kepada Lansia Dan Warga Kurang Mampu

Salah satu implementasi nyata dari Desaku Maju adalah Lampung Boemi Event, program yang mengintegrasikan desa wisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam format event berkelanjutan. Melalui program ini, desa-desa di Lampung didorong untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan seni, budaya, olahraga, hingga festival kuliner, yang tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Capaian Lampung dalam sektor pariwisata pada tahun 2024 menjadi bukti keberhasilan strategi ini. Berdasarkan data BPS, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Lampung melonjak signifikan hingga 17,87 juta kunjungan, jauh melampaui target awal 7,85 juta.

Lonjakan tersebut didorong oleh promosi intensif, pengembangan destinasi wisata, serta keberhasilan pelaksanaan event unggulan seperti Festival Krakatau, Tubaba Art Festival, dan Festival Sekala Bekhak yang masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN).

Silahkan Baca juga :  Jarang Terjadi Penomenal Pohon Tumbang di Kompleks Pemda Baru Cabut Akar

Selain itu, desa wisata seperti Kelawi, Pahawang, Rigis, dan Kiluan terus tumbuh sebagai magnet wisata alam dan budaya. Melalui program SIGER Madani (Sinergi Gerakan Meningkatkan Desa Wisata Inklusif), Pemprov Lampung juga berhasil menguatkan potensi desa berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif.

Rekam jejak Lampung dalam Program Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) pun cukup konsisten. Pada 2021 Lampung masuk 10 besar dengan inovasi Kartu Petani Berjaya (KPB), kemudian 10 besar lagi pada 2022 dengan e-KPB, peringkat 20 besar pada 2023 melalui program Desa Berjaya, dan posisi 12 nasional pada 2024 lewat inovasi e-SAMDES.

Dengan torehan ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat meraih hasil lebih baik dalam PPD 2025. Ke depan diharapkan dapat memperkuat branding pariwisata dan inovasi pembangunan desa agar Lampung semakin kompetitif di tingkat nasional. Desaku Maju dan Lampung Boemi Event akan menjadi lokomotif pembangunan yang menyejahterakan masyarakat. (*)

Loading

| Baca Juga

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

في عالم الكازينوهات، تتطور التجارب والميزات باستمرار لتلبية احتياجات اللاعبين المتزايدة والمتغيرة. مع حلول عام 2026، يُتوقع أن تشهد الكازينوهات

September 2, 2026
Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?Бонусы казино Пинко значительно отличаются от предложений конкурентов, и это делает данное заведение

Agustus 20, 2026
Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежатьСкачивание приложения 1win может показаться простым процессом, однако многие пользователи сталкиваются с

Agustus 21, 2026
Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счетаВ данной статье мы рассмотрим преимущества зеркала 1xbet по сравнению с

Agustus 21, 2026