Sungai di Perbatasan Bandar Lampung Meluap, Alarm Serius Pengelolaan Air Kota

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama hampir satu setengah jam pada memicu meluapnya sejumlah sungai di wilayah perbatasan kota. Dampaknya, banjir muncul di beberapa titik dan kembali menegaskan rapuhnya sistem pengendalian air perkotaan saat menghadapi intensitas hujan tinggi. Jumat (6/3/2026)

Pantauan di lapangan menunjukkan sungai-sungai besar di wilayah perbatasan menjadi pemicu utama meluapnya air. Ketika debit meningkat secara cepat, aliran sungai melimpas dan masuk ke jaringan drainase kota melalui gorong-gorong.

Sistem drainase yang tidak mampu menampung lonjakan air itu pun akhirnya meluap, menyebabkan genangan di kawasan permukiman.

Situasi ini menegaskan bahwa persoalan banjir di Bandar Lampung bukan semata persoalan drainase kota, tetapi juga terkait langsung dengan pengelolaan sungai skala wilayah.

Silahkan Baca juga :  Pastikan Malam Natal Kondusif, M. Firsada Tinjau Gereja

Karena itu, penanganan serius dari Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung menjadi sangat penting, terutama dalam pengendalian debit air, normalisasi sungai, serta penguatan sistem pengendalian banjir di kawasan perbatasan.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bergerak cepat merespons kondisi di lapangan. Tim BPBD langsung turun ke sejumlah titik terdampak untuk melakukan penanganan darurat dan memastikan aliran air kembali lancar.

Salah satu wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Kedamaian.

Di kawasan ini, petugas BPBD bersama unsur terkait melakukan pembersihan dan perbaikan sejumlah gorong-gorong yang tersumbat agar aliran air dapat kembali mengalir dengan cepat dan mengurangi genangan di permukiman warga.

Silahkan Baca juga :  Bupati Tubaba Hadiri Pengajian Tri Lapan dan Peringatan Maulid Nabi

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kota yang terus berkembang harus diimbangi dengan tata kelola lingkungan yang lebih disiplin dan terencana.

Intensitas hujan yang semakin ekstrem menuntut kesiapan infrastruktur air yang lebih kuat, koordinasi lintas lembaga yang solid, serta kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air dari sampah dan sedimentasi.

Bandar Lampung tidak sekadar membutuhkan respons cepat saat banjir terjadi. Kota ini memerlukan langkah strategis, terukur, dan berkelanjutan agar setiap hujan deras tidak lagi berubah menjadi ancaman bagi warganya. (*)

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023