TULANGBAWANG – Komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah kembali ditegaskan melalui langkah nyata pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pertanian. Jalan bukan sekadar jalur transportasi, tetapi urat nadi ekonomi rakyat, terutama bagi para petani yang menggantungkan hidup pada kelancaran distribusi hasil panen.
Pada 3 Maret lalu, Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, mendampingi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
Peninjauan tersebut mencakup tiga ruas jalan vital, yakni:
- Ruas SP Unit VIII – Gedong Aji di Desa Bawang Tirto Mulyo, Kecamatan Banjar Baru
- Ruas Gedong Aji – Umbul Mesir 1 di Kecamatan Gedong Aji
- Ruas Gedong Aji – Umbul Mesir 2 di Kecamatan Rawapitu
Total panjang ruas yang ditinjau mencapai sekitar 31 kilometer. Jalan ini merupakan jalur distribusi utama bagi berbagai komoditas pertanian unggulan seperti padi, kelapa sawit, dan karet, tiga sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Rawapitu dan sekitarnya.
Selama hampir tiga dekade, masyarakat menunggu perbaikan jalan yang memadai. Kini, penantian itu mulai menemukan titik terang.
Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat proses tender proyek agar pengerjaan dapat dimulai pada awal April.
Pada tahun 2026, pembangunan tahap awal akan mencakup sekitar 13,5 kilometer dengan nilai anggaran kurang lebih Rp130 miliar.
Sebagian ruas akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton guna menjamin ketahanan terhadap beban angkutan hasil pertanian, sementara bagian lainnya diperkuat melalui peningkatan lapisan dasar jalan.
Pembangunan tersebut direncanakan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2027. Pendekatan bertahap ini dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga sekaligus menjamin kelancaran aktivitas distribusi masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Wakil Bupati Hankam Hasan menegaskan bahwa perbaikan jalan ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menghadapi kendala transportasi saat mengangkut hasil panen.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian. Perbaikannya tentu akan sangat membantu meningkatkan kelancaran distribusi hasil panen serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas perhatian dan komitmen dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Tulang Bawang.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial dan ekonomi yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menyambut baik langkah percepatan pembangunan ini. Harapannya, akses transportasi masyarakat semakin baik sehingga produktivitas petani dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” pungkasnya.
Pembangunan jalan Rawapitu menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang adil dan merata adalah fondasi utama pembangunan daerah.
Ketika jalan diperbaiki, bukan hanya kendaraan yang melintas lebih mudah, tetapi juga harapan masyarakat untuk hidup lebih sejahtera ikut bergerak maju. (*)