Tulang Bawang – Sejumlah perwakilan tenaga teknis R4 menyuarakan kekecewaan mendalam usai menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang, Jumat (19/9/2025).
Mereka menilai jawaban dari pihak pemerintah daerah tak memberikan kejelasan atas status kepegawaian mereka yang hingga kini belum masuk kategori paruh waktu.
“Jawaban dari pihak Pemkab Tulangbawang sangat membuat hati kami sakit, tidak sesuai harapan.
Pak Sekdakab tadi hanya mengatakan masih menunggu keputusan hasil demo di Kemenpan hari ini,” tegas Risa Wati, salah satu tenaga teknis R4, usai audiensi dengan Sekdakab Tulangbawang.
Menurut Risa, jumlah tenaga teknis R4 di Tulangbawang yang telah terdata mencapai 232 orang.
Namun, ironisnya, tidak satu pun dari jumlah tersebut yang masuk dalam kategori paruh waktu.
“Parahnya, dari 232 tenaga teknis R4, tidak ada satu pun yang masuk paruh waktu.
Padahal di kabupaten lain, tenaga teknis R4 sudah bisa. Lalu kenapa di Tulangbawang tidak bisa? Ada apa dengan kabupaten ini?” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia menegaskan, pihaknya memiliki hak dan harapan yang sama seperti tenaga teknis R2 maupun R3 yang sudah masuk kategori paruh waktu. Karena itu, bila pekan depan tidak ada kejelasan, mereka berencana menggelar aksi damai.
“Jika dalam waktu dekat belum ada kepastian, kami bersama tenaga teknis R4 lainnya akan turun langsung menggelar aksi damai di kantor Bupati Tulangbawang,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Tulangbawang, Ferli Yuledi, menanggapi aspirasi tersebut dengan menekankan bahwa Pemkab tetap membuka ruang dialog.
“Pemerintah daerah menyambut baik masukan dari tenaga teknis R4. Aspirasi ini akan kami tampung dan cermati. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar dapat ditemukan solusi terbaik sesuai ketentuan dan keputusan pemerintah pusat,” kata Ferli.
Hingga kini, status tenaga teknis R4 di Tulangbawang masih menjadi tanda tanya besar. Para tenaga teknis menuntut kepastian, sementara Pemkab berpegang pada regulasi pusat yang belum kunjung memberikan kejelasan. (Jeffry)