Proyek Sumur Bor Diduga Tak Bertuan Picu Konflik Warga di Menggala Selatan

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

TULANG BAWANG – Sebuah proyek pembangunan sumur bor yang berlokasi di Gang Sungkai 1, RT003 RW 002, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, viral dan menuai polemik di tengah masyarakat, Rabu (21/01/2025).

Proyek yang diduga “tak bertuan” tersebut memantik pertanyaan publik karena tidak dilengkapi papan informasi, tidak ada laporan kepada aparat lingkungan setempat, bahkan disebut telah roboh dalam waktu singkat.

Kritik keras datang dari warga bersama seperti yang di sampaikan oleh Ketua RT001 Epi dan RW002 Heri Mereka menegaskan tidak pernah menerima pemberitahuan atau permohonan izin terkait pembangunan tersebut.

“Kami tidak merasa ada laporan atas bangunan ini. Sampai roboh pun warga bertanya-tanya manfaatnya untuk apa. Yang punya proyek juga tidak pernah melapor ke RT,” ujar Epi Ketua RT 003 saat ditemui di lokasi.

Silahkan Baca juga :  Pemerintah kota Bandar Lampung Kembali Lagi Menggelar Buka Bersama Di Dua Wilayah

Ketidakjelasan asal-usul proyek memperuncing kecurigaan warga.
Selain tanpa plang nama, sumber pendanaan dan tujuan pembangunan sumur bor tidak diketahui.

“Plang nama tidak ada, bantuan dari mana kami tidak tahu. Manfaatnya apa juga tidak jelas, ini bantuan pribadi atau program apa. Bahkan tukangnya sudah dua kali berganti,” tambahnya.

Atas dasar itu, pihak RT menyatakan akan menghentikan sementara pekerjaan hingga ada kejelasan administratif dan teknis.

Langkah ini diambil untuk mencegah potensi konflik sosial, memastikan keselamatan lingkungan, serta menjamin transparansi penggunaan anggaran jika proyek tersebut berasal dari dana publik.

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang diduga sebagai pengelola proyek. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih dilakukan.

Silahkan Baca juga :  Rakor Dinas Kominfo Kabupaten/Kota, Sekdaprov Pesankan 7 Ikhtiar dalam Transformasi Digital

Warga berharap instansi berwenang, baik pemerintah kampung, kecamatan, maupun dinas teknis, turun tangan menelusuri legalitas, sumber dana, dan spesifikasi pekerjaan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan, sekecil apa pun skalanya.

Tanpa komunikasi yang jelas dan prosedur yang benar, pembangunan yang semestinya membawa manfaat justru berpotensi menimbulkan kegaduhan dan merusak kepercayaan publik. (Jef)

Loading

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak

Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang