Pernyataan Resmi Tokoh Adat Buay Nyata Tanggamus Terkait Somasi

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

TANGGAMUS — Pernyataan tegas terlontar dari sejumlah tokoh adat Marga Buay Nyata terkait somasi yang dilayangkan pihak yang menyebut diri sebagai Marga Buay Belunguh Tanjung Hikhan. Somasi tersebut dinilai tidak mencerminkan bahasa, etika, maupun pemahaman adat Lampung Saibatin yang sesungguhnya. Jumat (28/11/2025)

Helmi, tokoh adat Buay Nyata, menegaskan bahwa pihaknya mengetahui adanya somasi tersebut, namun memilih untuk tidak menanggapi karena dinilai tidak sesuai dengan tradisi tutur adat. “Surat somasi itu bukan cara bicara tokoh adat yang ngerti dan paham adat,”tegasnya.

Ketua Harian Marga Buay Nyata, Mathelmi, turut membenarkan bahwa somasi memang diterima oleh pihaknya.

Namun mereka tetap pada pendirian bahwa Buay Belunguh yang sah hanyalah yang berada di Pekon Kagungan, sesuai garis sejarah dan genealoginya.

Silahkan Baca juga :  Pemkot Bandar Lampung Memberangkatkan Ribuan Warga Umrah di Tahun 2023

“Adat tidak bisa ditunggangi kepentingan pribadi ataupun keserakahan kelompok. Pimpinan adat kami ada di Jakarta dan tidak pernah memberi izin merampas tanah negara,” jelas Mathelmi.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Buay Nyata hanya ingin menjalankan tumpang sari di atas tanah negara sebelum diperpanjangnya HGU perusahaan.

Karena itu, pemasangan patok batas yang dilakukan merupakan langkah menjaga wilayah ulayat sesuai adat, dan telah dikoordinasikan dengan Buay Belunguh Kagungan.

Helmi menambahkan bahwa adat Lampung Saibatin memiliki aturan lineage yang ketat.

“Adat Lampung Saibatin itu sakral. Tidak bisa bergelar atau ber-adok kalau tidak ada garis keturunan. Maka carilah pembicara yang paham agar tidak gagal paham. Jangan jual adat untuk kepentingan pribadi, takutlah pada ketulahan,”ujarnya.

Silahkan Baca juga :  Win-Nata Ikut Meriahkan Acara Undangan Mirza-Jihan di Ethanol Unit 2

Helmi juga mempertanyakan legitimasi pihak yang mengatasnamakan Marga Buay Belunguh Tanjung Hikhan. Menurutnya, dalam tambo sejarah tidak pernah disebut adanya marga tersebut.

Bahkan pimpinan adat Buay Belunguh yang SAH, Yanwar Firman Syah, SE, bergelar Suttan Junjungan Sakti ke-27 tidak pernah mengakui keberadaan Amiruddin sebagai suttan.

“Pertanyaannya, siapa mereka ini dan dari mana gelar-gelar itu berasal?” tegas Helmi, yang dikenal sebagai Batin Pamuka Adat.

Secara terpisah, Zuherman Gelar Dalom Bangsa Alam menjelaskan batas-batas wilayah adat berdasarkan garis keturunan dan sejarah berdirinya marga.

“Wilayah Buay Nyata berbatasan dengan Buay Belunguh Kagungan, karena Buay Belunguh Kagungan sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Tidak segampang itu mendirikan marga baru,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa Buay Belunguh Tanjung Hikhan baru muncul pada tahun 2023, dan justru sibuk mengklaim tanah negara sebagai tanah adat.

Silahkan Baca juga :  DPRD Tanggamus Gelar Paripurna Istimewa Sambutan Perdana Bupati Periode 2025-2030

“Umbul Buah itu penggawa Buay Belunguh Kagungan. Tidak semua orang Umbul Buah ikut Tanjung Hikhan,” tambahnya.

Marga Buay Nyata berharap pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan konflik ini secara jernih dan objektif.

Mereka juga meminta Marga Buay Belunguh Kagungan mengambil sikap terhadap penggawa-penggawa yang mengatasnamakan diri sebagai Buay Belunguh Tanjung Hikhan.

“Adat Lampung Saibatin tidak bisa dibeli. Sedih leluhur kita jika adat dimainkan oleh orang yang tidak paham adat istiadat,”ujar Zuherman.

Ia menegaskan bahwa Buay Nyata siap mendampingi Buay Belunguh Kagungan sebagai kakak tertua yang kini merasa terzolimi. “Ayo bersama memperjuangkan kebenaran,” tutupnya (TIM)

Loading

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak

Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang