TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda berkarakter dengan membuka secara resmi seleksi Calon Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Kegiatan ini digelar di halaman Aula TP-PKK, lingkungan Pemkab Tanggamus, Senin (13/04/2026).
Pembukaan seleksi diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Rully Runayuda, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Beni Irawan, mewakili Bupati Tanggamus, Hi. Moh. Saleh Asnawi.
Dalam sambutannya, Rully menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari proses strategis dalam mencetak calon pemimpin bangsa.
“Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera pada upacara kenegaraan.
Ini adalah program kaderisasi yang membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Ia menjelaskan, peserta yang lolos seleksi tingkat kabupaten berpeluang melaju ke tingkat provinsi hingga nasional, dengan catatan memenuhi standar ketat yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, seleksi ini menjadi pintu awal bagi pelajar terbaik Tanggamus untuk tampil di panggung yang lebih luas.
Lebih jauh, program Paskibraka dirancang berkelanjutan. Tidak berhenti pada masa tugas, para anggota yang telah purna akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila dan tetap mendapatkan pembinaan lanjutan.
Hal ini menunjukkan bahwa peran Paskibraka melampaui fungsi seremonial, menjadi bagian dari investasi jangka panjang pembangunan karakter bangsa.
“Negara menaruh harapan besar pada Paskibraka sebagai representasi Generasi Emas, mereka yang kelak akan memegang estafet kepemimpinan,” lanjutnya.
Sementara itu, proses seleksi tahun ini telah memasuki tahap lanjutan. Peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Tes Intelegensia Umum secara daring pada 7–8 April 2026, kini akan menghadapi serangkaian tes lanjutan yang jauh lebih menantang.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan jasmani, hingga penilaian kepribadian yang berlangsung pada 13–15 April 2026.
Tahapan ini menuntut kesiapan menyeluruh, fisik, mental, dan integritas. Tidak cukup cerdas secara akademik, peserta juga harus mampu menunjukkan daya tahan, kedisiplinan, serta karakter yang kuat.
Dalam penutupnya, Rully menyampaikan apresiasi kepada para pembina Paskibraka di tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tanggamus yang selama ini konsisten melakukan pembinaan.
“Peran pembina sangat krusial. Tanpa dedikasi mereka, mustahil lahir kader-kader terbaik yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi,” pungkasnya.
Dengan dibukanya seleksi ini, Pemkab Tanggamus kembali mengirim pesan tegas: pembangunan sumber daya manusia unggul dimulai dari proses seleksi yang ketat, pembinaan yang konsisten, dan visi yang jauh ke depan. (*)