Menjaga Makna Merah Putih di Tengah Tren Bendera Bajak Laut

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

BANDARLAMPUNG – Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, semangat nasionalisme kembali digaungkan di seluruh penjuru Negeri.

Namun di tengah euforia tersebut, muncul fenomena menarik sekaligus mengundang keprihatinan: maraknya penggunaan atribut bajak laut ala One Piece, termasuk pengibaran bendera Jolly Roger.

Jolly Roger versi Eiichiro Oda bukan sekadar bendera tengkorak menyeramkan. Di dunia One Piece, itu adalah simbol kebebasan, mimpi, loyalitas, dan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Oda mengubah persepsi dunia tentang bajak laut dari sosok kejam menjadi simbol semangat hidup yang tak mau dikekang.

Namun, masifnya penggunakan bendera Jolly Roger membuat pemerintah melalui beberapa instansi mulai menyuarakan kekhawatiran.

Bukan karena anti terhadap budaya populer, melainkan karena dikhawatirkan tren tersebut dapat mengaburkan nilai-nilai kebangsaan yang seharusnya menjadi fokus menjelang hari perayaan kemerdekaan.

Silahkan Baca juga :  Qudrotul Ikhwan Sholat Subuh Berjama'ah di Masjid Muslim

Situasi ini menimbulkan pertanyaan: apakah generasi muda mulai kehilangan makna dari bendera Merah Putih yang selama ini menjadi simbol perjuangan dan martabat bangsa?

Perlu disadari bahwa budaya populer seperti One Piece menyimpan banyak nilai positif — keberanian, solidaritas, dan perjuangan. Namun, perlu juga ada batasan yang jelas kapan dan di mana simbol tersebut layak digunakan.

Mengibarkan bendera bajak laut di tengah perayaan kemerdekaan, tanpa disertai edukasi yang tepat, bisa menciptakan interpretasi keliru tentang semangat nasionalisme.

Pemerintah tak perlu represif, tetapi bijak. Pendekatan edukatif lebih efektif ketimbang pelarangan. Sekolah dan komunitas pemuda bisa dijadikan ruang diskusi untuk mengaitkan semangat karakter fiksi dengan nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

Silahkan Baca juga :  Sinergi Pengamanan Lebaran, Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026

Menghormati Merah Putih bukan berarti mematikan kreativitas, tetapi menempatkan simbol-simbol bangsa pada tempat yang terhormat.

Di usia kemerdekaan yang ke-80 ini, semangat patriotisme harus tetap dikibarkan — lebih tinggi daripada bendera bajak laut mana pun.

Penulis: Septa

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023