BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan kesiapannya menjadi tuan rumah kegiatan strategis nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Outlook 2025 yang akan digelar pada 19–21 Desember 2025.
Forum ini dijadwalkan dihadiri para wali kota dari seluruh Indonesia sebagai ruang refleksi, konsolidasi gagasan, dan peneguhan arah pembangunan perkotaan ke depan.
Sebagai bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan berjalan profesional dan bermartabat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bandar Lampung, sekaligus penanggung jawab kegiatan, Hj. Eka Afriana, S.Pd, memimpin rapat teknis persiapan, Rabu (17/12/2025), di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.
Rapat tersebut membedah secara rinci seluruh aspek teknis kegiatan, mulai dari mekanisme kedatangan delegasi, alur pelaksanaan acara, hingga kepulangan peserta ke daerah masing-masing.
Pendekatan ini menegaskan bahwa APEKSI Outlook bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum nasional yang menuntut kesiapan sistem, sumber daya manusia, dan tata kelola yang presisi.
“APEKSI Outlook ini merupakan kegiatan besar karena mengumpulkan wali kota se-Indonesia. Karena itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung harus benar-benar matang dalam mempersiapkannya,” tegas Eka Afriana.
Sebagai wujud penghormatan terhadap tamu negara dan penguatan identitas budaya lokal, Pemkot Bandar Lampung akan melibatkan muli mekhanai (gadis dan bujang Lampung) dalam penyambutan delegasi.
Langkah ini dipandang sebagai simbol keramahan daerah sekaligus diplomasi budaya yang menegaskan karakter Kota Tapis Berseri.
Eka Afriana juga menekankan pentingnya disiplin panitia dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) APEKSI Outlook 2025.
Dengan jumlah peserta mencapai 97 wali kota, baik yang hadir langsung maupun diwakili wakil wali kota atau sekretaris daerah, kualitas pelayanan menjadi ukuran kredibilitas tuan rumah.
“Panitia pendamping harus benar-benar melayani delegasi dengan baik dan profesional. Ini bukan hanya soal teknis acara, tetapi juga wajah Bandar Lampung di mata nasional,” pesannya.
Rangkaian APEKSI Outlook 2025 akan dimulai Jumat, 19 Desember 2025, dengan kedatangan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Momentum ini menjadi pembuka pertemuan strategis antar kepala daerah perkotaan.
Pada Sabtu, 20 Desember 2025, kegiatan dimulai sejak pagi. Pukul 06.00–08.30 WIB, para wali kota, istri wali kota, dan pendamping dijadwalkan mengunjungi stand UMKM di Jalan Pangeran Diponegoro, sekaligus mengikuti Begawi Jejama Wali Kota bersama pelaku UMKM dan masyarakat. Agenda ini menegaskan keberpihakan APEKSI terhadap ekonomi kerakyatan dan penguatan ekosistem usaha lokal.
Selanjutnya, pukul 10.00–12.00 WIB, akan berlangsung dua agenda paralel. Pertama, Mayors Talk, Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Tantangan Tahun 2026, yang digelar di ruang khusus Balai Kota dan diikuti secara eksklusif oleh para wali kota.
Kedua, Sarasehan Wali Kota di Hotel Novotel dengan tema Peran Ketua Dekranasda/TP PKK dalam Interpersonal Branding dan Promosi Identitas Kota, yang diikuti Ketua TP PKK/Dekranasda beserta pendamping.
Masih di hari yang sama, pukul 16.00–19.00 WIB, Hotel Novotel akan menjadi lokasi Pidato Akhir Tahun bertema “2026 Kita Bisa Apa?”.
Orasi strategis akan disampaikan Ketua Komwil I-VI dan Ketua APEKSI, dihadiri wali kota, Ketua TP PKK/Dekranasda, serta pendamping. Forum ini diharapkan melahirkan pandangan kritis dan inspiratif tentang arah pembangunan kota di tengah dinamika nasional dan global.
Rangkaian kegiatan APEKSI Outlook 2025 akan ditutup pada Minggu, 21 Desember 2025, dengan kepulangan delegasi ke daerah masing-masing.
Dengan persiapan yang terstruktur, keterlibatan budaya lokal, serta agenda yang substantif, APEKSI Outlook 2025 di Bandar Lampung diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kepemimpinan kota, kolaborasi antardaerah, dan visi pembangunan perkotaan Indonesia yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing. (*)