Warga Bakung Udik Tolak Klaim Lahan TNI AU: “Satu Senti Kami Tak Mundur”

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

BANDARLAMPUNG – Warga Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedongneneng, Kabupaten Tulangbawang, mendatangi Kantor Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyampaikan penolakan atas klaim lahan oleh TNI Angkatan Udara (AU), Kamis (07/05/2026).

Aksi warga tersebut dipicu pemasangan plang oleh TNI AU di wilayah yang selama ini telah ditempati masyarakat secara turun-temurun. Dalam plang itu disebutkan bahwa lahan tersebut merupakan aset negara milik TNI AU.

Audiensi digelar di Ruang Abung, Gedung Balai Keratun dan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Dalam pertemuan itu, Kepala Kampung Bakung Udik Santori menyampaikan, keresahan warga yang mengaku telah menempati wilayah tersebut selama bertahun-tahun secara turun-temurun.

Dia menyebut, pemasangan plang tersebut menimbulkan trauma dan kebingungan di tengah masyarakat karena lahan yang selama ini mereka tempati tiba-tiba diklaim sebagai aset negara.

Silahkan Baca juga :  Wakili Insan Pers, Ketua PWI Tubaba terima dua Sapi Kurban untuk Wartawan

“Ini bentuk kekecewaan dan trauma masyarakat yang sangat mendalam. Kami bingung dengan kondisi seperti ini karena kami sudah lama tinggal di sana,” kata Jalaludin dalam audiensi.

Menurut dia, masyarakat merasa hak mereka diabaikan dan martabat warga setempat ikut terluka akibat persoalan tersebut.

Dia menegaskan, warga akan mempertahankan lahan yang mereka anggap sebagai hak mereka.

“Satu senti pun kami tidak akan mundur karena ini menyangkut hak dan martabat kami,” tegasnya.

Warga juga meminta plang yang telah dipasang segera dicabut serta berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah maupun pihak terkait.

“Masyarakat meminta plang itu dicabut dan berharap ada rekomendasi agar wilayah yang ditempati warga dikeluarkan dari area konsesi,” ujarnya.

Silahkan Baca juga :  Tarikan Pungutan Berkedok Infak,MTSN 1 Pringsewu

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan pemerintah provinsi akan membawa persoalan tersebut ke pemerintah pusat untuk mencari solusi.

Menurut dia, penyelesaian akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait serta pihak TNI.

“Kami akan membawa persoalan ini ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk dicarikan penyelesaian,” kata Marindo.

Ia juga meminta semua pihak menahan diri selama proses penyelesaian berlangsung.

Marindo mengakui persoalan tersebut membutuhkan waktu karena menyangkut proses administrasi dan koordinasi lintas lembaga.

Meski demikian, ia memastikan Pemprov Lampung akan mempercepat langkah penyelesaian agar konflik tidak semakin meluas.

“Percayakan proses ini kepada Pemprov Lampung. Kami akan berupaya menyelesaikannya secepat mungkin,” tandasnya. (Red)

Loading

| Baca Juga

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

في عالم الكازينوهات، تتطور التجارب والميزات باستمرار لتلبية احتياجات اللاعبين المتزايدة والمتغيرة. مع حلول عام 2026، يُتوقع أن تشهد الكازينوهات

September 2, 2026
Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?Бонусы казино Пинко значительно отличаются от предложений конкурентов, и это делает данное заведение

Agustus 20, 2026
Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежатьСкачивание приложения 1win может показаться простым процессом, однако многие пользователи сталкиваются с

Agustus 21, 2026
Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счетаВ данной статье мы рассмотрим преимущества зеркала 1xbet по сравнению с

Agustus 21, 2026