Dugaan Markup Dana Gapoktan Rp300 Juta di Bumi Ratu Mencuat, Warga Pertanyakan Transparansi

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

TULANG BAWANG – Dugaan penyelewengan dan markup dana Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) senilai Rp300 juta di Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, mencuat ke ruang publik dan memicu kegelisahan warga, Sabtu (28/02/2026).

Isu ini berkembang menjadi tuntutan terbuka atas transparansi pengelolaan dana pertanian yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan petani.

Sejumlah warga menilai persoalan tersebut bukan sekadar rumor. Salah seorang warga berinisial S yang ditemui di lapangan menegaskan bahwa dugaan penyimpangan dana oleh Ketua Gapoktan berinisial M telah menjadi pengetahuan umum di kalangan petani.

“Itu bukan sekadar isu. Seluruh warga tahu, khususnya petani. Ketua Gapoktan inisial M telah menyelewengkan dana Gapoktan senilai Rp300 juta,” ujar S.

Silahkan Baca juga :  Ketua Komisi II DPRD Lampung Hadiri Peluncuran Koperasi Merah Putih dalam Peringatan Harkopnas ke-78

Ia juga menyampaikan bahwa tidak pernah ada sosialisasi maupun pemberitahuan resmi kepada warga terkait penggunaan dana tersebut.

Kondisi ini dinilai mencederai prinsip partisipasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana kelompok tani.

Namun, keterangan berbeda disampaikan Babinsa setempat, inisial L dari Koramil 0426 Rawa Jitu. Saat ditemui di ruang kerjanya, ia membenarkan keberadaan dana Gapoktan tersebut, tetapi menyatakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan melalui forum rapat.

“Memang ada dana Gapoktan Rp300 juta itu. Namun, urusannya sudah selesai. Sudah pernah dirapatkan, saya ikut juga di situ,” kata L

Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan baru. Warga setempat mengaku tidak pernah dilibatkan maupun diundang dalam rapat yang disebutkan.

Silahkan Baca juga :  Dalam Meningkatkan Kualitas Media Siber, SMSI Provinsi Lampung Gelar Rapim

Mereka merasa tidak mengetahui proses musyawarah yang diklaim telah menyelesaikan persoalan.

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam rapat itu. Kami tidak tahu-menahu,” ungkap sejumlah warga.

Situasi ini memperlihatkan jurang komunikasi antara pengurus Gapoktan dan masyarakat tani yang menjadi pemangku kepentingan utama.

Dugaan markup dana tidak hanya menyentuh aspek hukum, tetapi juga menyentuh dimensi etika pengelolaan keuangan publik di tingkat desa.

Para tokoh masyarakat setempat mendesak adanya audit independen dan keterbukaan dokumen penggunaan dana.

Mereka menilai langkah tersebut penting untuk memulihkan kepercayaan publik serta memastikan dana pertanian benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tata kelola dana berbasis komunitas menuntut transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.

Silahkan Baca juga :  Diduga Pakai Sabu, Sekretaris Lurah di Amankan Polisi

Tanpa ketiga prinsip tersebut, program pemberdayaan berpotensi berubah menjadi sumber konflik sosial dan ketidakpercayaan di akar rumput.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ketua Gapoktan berinisial M belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyelewengan dana tersebut.

Warga berharap aparat terkait segera turun tangan untuk memastikan kejelasan dan keadilan bagi seluruh petani di Kampung Bumi Ratu. (Red)

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023