APEKSI Tegaskan Penguatan Otonomi dan Kolaborasi Antarkota Hadapi Tantangan Perkotaan 2026

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

BANDAR LAMPUNG – Komisariat Wilayah (Komwil) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menegaskan bahwa masa depan pembangunan perkotaan Indonesia sangat ditentukan oleh penguatan otonomi daerah, soliditas kolaborasi antarkota, serta dukungan konkret dan adaptif dari pemerintah pusat. Penegasan tersebut mengemuka dalam Pidato Akhir Tahun APEKSI Outlook 2025 yang digelar di Paradise Hall Hotel Novotel Lampung, Sabtu (20/12/2025).

Forum strategis nasional ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi lintas wilayah dalam menghadapi kompleksitas tantangan perkotaan menuju 2026, mulai dari bencana alam, perubahan iklim, keterbatasan fiskal, hingga tuntutan pelayanan publik yang kian meningkat.

Perwakilan Komwil I APEKSI, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nuryadi, menyoroti meningkatnya intensitas bencana alam di berbagai daerah menjelang akhir tahun.

Ia menilai, skema bantuan pemerintah pusat masih kerap belum responsif terhadap kebutuhan riil di daerah terdampak.

Silahkan Baca juga :  Lampung Buka Peluang Investasi, 15 LoI Ditandatangani dalam Ajang LEIF 2025

“Bantuan memang tersedia, tetapi sering kali tidak cepat dan tidak tepat sasaran karena kondisi setiap daerah berbeda. Daerah membutuhkan fleksibilitas kebijakan dan kecepatan eksekusi,” tegas Suryadi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur perkotaan, terutama di wilayah yang dilalui sungai dan kawasan bantaran yang rawan banjir akibat keterbatasan sarana pengendali.

Sementara itu, Wakil Komwil II APEKSI sekaligus Wali Kota Jambi Maulana menilai tahun 2025 sebagai fase transisi yang sarat tantangan sekaligus peluang.

Ia mengajak seluruh pemerintah kota memperkuat peran kolektif dalam menghadapi dinamika global dan tekanan domestik.

“Memasuki 2026, tantangan akan semakin berat. Namun peluang tetap terbuka, terutama dalam pengendalian inflasi dan penguatan UMKM melalui kerja sama antardaerah yang lebih konkret,” ujar Maulana.

Ia turut menyoroti isu strategis seperti perubahan iklim, banjir, abrasi, pengelolaan sampah, dan konektivitas wilayah. Sejumlah rekomendasi disampaikan, mulai dari penguatan kerja sama pembangunan lintas daerah, peningkatan akses jalan lintas Sumatera, pengembangan transportasi publik ramah lingkungan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan dan kesehatan.

Silahkan Baca juga :  Pemprov Lampung Pastikan Infrastruktur dan SDM Siap, Dukung Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih

Perwakilan Komwil III APEKSI, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, menegaskan bahwa solidaritas antarkepala daerah merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan perkotaan, khususnya bagi daerah yang tengah menghadapi musibah.

“Kita tidak sendirian dalam membangun kota masing-masing. Semua daerah memiliki tantangan dan potensi yang setara. Kolaborasi adalah kunci agar tidak ada kota yang tertinggal,” katanya.

Dari wilayah Kalimantan, Ketua Komwil IV APEKSI sekaligus Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyoroti keterbatasan fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, APEKSI harus memainkan peran strategis sebagai jembatan aspirasi daerah kepada pemerintah pusat.

“Banyak daerah dengan kapasitas fiskal terbatas tetap membutuhkan perhatian serius. APEKSI harus menjadi corong perjuangan kepentingan daerah secara kolektif dan terukur,” ujarnya.

Silahkan Baca juga :  Ketua KPU Tulang Bawang Feriyanto Beri Penghargaan Kepada Bandan ADHOCK Pemilu Tahun 2024

Sementara itu, Ketua Komwil VI APEKSI sekaligus Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran menegaskan bahwa pembangunan kota tidak lagi bisa dilakukan dengan pendekatan konvensional.

Tantangan perubahan iklim, tekanan ekonomi, keterbatasan anggaran, serta ekspektasi publik menuntut inovasi dan tata kelola yang adaptif.

“Kekuatan terbesar APEKSI adalah solidaritas. Kita saling belajar dan berbagi praktik baik agar pembangunan kota ke depan lebih berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan,” tegasnya.

Ia berharap pada 2026 APEKSI semakin kokoh sebagai ruang kolaborasi strategis nasional yang mampu mendorong pembangunan kota berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata dan berkelanjutan. (*)

Loading

| Baca Juga

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?Бонусы казино Пинко значительно отличаются от предложений конкурентов, и это делает данное заведение

Agustus 20, 2026
Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежатьСкачивание приложения 1win может показаться простым процессом, однако многие пользователи сталкиваются с

Agustus 21, 2026
Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счетаВ данной статье мы рассмотрим преимущества зеркала 1xbet по сравнению с

Agustus 21, 2026
Почему пинко казино – популярный выбор среди игроков сегодня?

Почему пинко казино – популярный выбор среди игроков сегодня?

Почему пинко казино – популярный выбор среди игроков сегодня?Пинко казино привлекает внимание игроков по всему миру благодаря своим уникальным особенностям

Agustus 21, 2026