Gubernur Lampung Instruksikan Pengawasan Ketat Dapur MBG, Tekankan Disiplin Protokol SOP

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Lampung agar mengintensifkan pengawasan terhadap dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan ini bertujuan memastikan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten, sehingga keamanan pangan bagi penerima manfaat tetap terjaga.

“Saya mengajak seluruh bupati dan wali kota agar memperketat pengawasan dapur MBG di wilayahnya masing-masing, agar seluruh SOP dipatuhi secara disiplin,” tegas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal di Bandar Lampung, Jumat (03/10/2025)

Menurutnya, kepatuhan terhadap protokol merupakan kunci mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) yang berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat, khususnya anak-anak.

Silahkan Baca juga :  AWPI Tanggamus Desak Aparat Hukum Audit Dana Desa Pekon Penanggungan 2022–2023: Dugaan Belanja Tak Rasional Rugikan Masyarakat

Gubernur Mirza menuturkan, sejak program MBG digulirkan tujuh bulan lalu, tidak pernah tercatat adanya KLB meskipun jutaan porsi makanan bergizi telah disalurkan ke seluruh wilayah Lampung.

Namun, pada Agustus hingga September 2025, pemerintah mencatat adanya tujuh kasus KLB, sebagian besar terjadi di dapur baru yang belum sepenuhnya menjalankan SOP.

“Selama tujuh bulan sebelumnya tidak ada KLB. Ini membuktikan bahwa protokol MBG dan BGN berjalan baik.

Namun, kasus terbaru menunjukkan ada dapur yang lalai atau tidak konsisten menjalankan SOP,” jelasnya.

Ia menekankan, permasalahan bukan pada sistem program, melainkan pada kedisiplinan pelaksana di lapangan.

“Selama protokol dijalankan dengan benar, program ini aman. Masalah timbul karena ada prosedur yang diabaikan,” katanya.

Silahkan Baca juga :  Kasus Keracunan Massal MBG Menggala Bertambah: 35 Siswa Jadi Korban, Dapur SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higiene

Untuk mencegah kasus serupa, Pemprov Lampung akan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam melakukan pengawasan menyeluruh.

Gubernur meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa turut aktif melakukan pemantauan rutin agar standar pelayanan gizi tetap terjaga.

Langkah pengawasan ini, lanjutnya, juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong keamanan pangan berbasis keberlanjutan.

Melalui penerapan circular economy, pengolahan limbah dapur MBG diharapkan dapat memberi manfaat tambahan bagi lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini bukan hanya tentang gizi anak, tetapi juga tentang sistem yang berkelanjutan dan aman. Dengan pengawasan ketat serta disiplin SOP, manfaatnya akan semakin optimal,” pungkas Gubernur. (*)

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023