TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat langkah nyata menuju kemandirian pangan. Melalui penyaluran bantuan pertanian tahap III, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Penyerahan bantuan bibit cabai dilakukan secara simbolis kepada sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani (Poktan) dari tiga kecamatan, Kota Agung Pusat, Kota Agung Timur, dan Gisting, yang berlangsung di Pekon Campang, Kecamatan Gisting, pada Rabu (5/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Wabup Agus Suranto hadir bersama Plt Kepala Dinas Pertanian Heri, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Erni Hidayati, Camat Gisting Purwanti, serta Kepala Pekon Campang Mujito.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Tanggamus, sekaligus garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan.
“Kita harus kembali ke swasembada pangan. Sebagian kebutuhan pangan nasional masih impor, termasuk beras dan sayur-mayur.
Karena itu, peran petani dan nelayan sangat penting dalam mewujudkan kemandirian pangan,” ujar Agus dengan tegas.
Ia juga meminta Dinas Pertanian bersama penyuluh untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar memberi dampak nyata.
“Saya titip kepada PPL dan ketua kelompok tani agar bantuan ini tidak berhenti di penyaluran saja, tapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kadis Pertanian Heri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya serius Pemkab Tanggamus untuk menumbuhkan semangat dan kemandirian petani.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi pemicu semangat baru. Bantuan bibit cabai ini semoga mendorong produktivitas dan kemandirian kelompok tani di Tanggamus,” ujarnya.
Sejumlah perwakilan kelompok tani menyambut positif langkah tersebut. Mereka berharap perhatian pemerintah dapat berlanjut dengan penyediaan alat pertanian modern, seperti mesin rotari, guna meringankan pekerjaan di lapangan.
“Kami butuh dukungan alat agar kegiatan bertani lebih efisien,” ujar perwakilan Poktan Berkah Tani dari Pekon Campang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Tanggamus dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mengangkat harkat ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, Tanggamus menatap masa depan swasembada yang lebih mandiri dan berdaya saing. (Helmi)