Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Perlindungan Nelayan Lewat Sedekah Laut dan Asuransi Ketenagakerjaan

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan budaya pesisir sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi nelayan.

Hal ini tercermin dalam kehadiran Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, S.E., M.M., pada Acara Sedekah Laut Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bandar Lampung Tahun 2025, Selasa (23/12/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Satpol PP, camat dan lurah setempat, serta unsur undangan lainnya.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa isu nelayan bukan semata persoalan budaya, tetapi juga menyangkut kesejahteraan, keselamatan kerja, dan ketahanan ekonomi daerah.

Silahkan Baca juga :  Pimpin Apel Siaga dan Pengawasan Masa Tenang Pemilu 2024, M. Firsada : Pemilu Bukan Ajang Untuk Konflik

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Asisten I, disampaikan bahwa Festival Nelayan Sedekah Laut merupakan gelar budaya tahunan masyarakat pesisir yang sarat makna kearifan lokal.

Tradisi ini menjadi simbol ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rezeki dan keselamatan yang menyertai aktivitas melaut, sekaligus memperkuat identitas dan solidaritas komunitas nelayan.

Tidak berhenti pada seremoni budaya, kegiatan tahun ini memuat dua agenda strategis, pelaksanaan tradisi sedekah laut dan penyerahan simbolis kartu asuransi ketenagakerjaan bagi nelayan.

Langkah ini dinilai sebagai pendekatan berimbang antara pelestarian tradisi dan penguatan kebijakan perlindungan sosial.

Pemkot Bandar Lampung, lanjut Wilson Faisol, memahami bahwa nelayan adalah profesi dengan tingkat risiko tinggi, mulai dari faktor cuaca ekstrem hingga kecelakaan kerja di laut.

Silahkan Baca juga :  TP PKK Provinsi Lampung Gelar Pengajian dan Santuni Anak Panti dalam Peringatan 1 Muharam 1448 H

Karena itu, pembagian kartu asuransi ketenagakerjaan menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan perlindungan, bukan sekadar wacana.

“Nelayan yang tangguh adalah nelayan yang terlindungi. Ketika nelayan sejahtera dan aman dalam bekerja, maka ketahanan pangan dan ekonomi Kota Bandar Lampung akan semakin kuat,” tegasnya.

Melalui momentum Sedekah Laut ini, Pemkot Bandar Lampung menegaskan arah kebijakan yang tegas dan berorientasi masa depan, melindungi nelayan, merawat budaya, dan memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pendekatan ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa pembangunan pesisir tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keadilan sosial dan penghormatan terhadap kearifan lokal. (*)

Loading

| Baca Juga

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

استكشاف ميزات الكازينو: ما الذي يقدمه لك في 2026

في عالم الكازينوهات، تتطور التجارب والميزات باستمرار لتلبية احتياجات اللاعبين المتزايدة والمتغيرة. مع حلول عام 2026، يُتوقع أن تشهد الكازينوهات

September 2, 2026
Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?

Чем отличаются бонусы казино Пинко от других казино?Бонусы казино Пинко значительно отличаются от предложений конкурентов, и это делает данное заведение

Agustus 20, 2026
Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежать

Топ ошибок при 1win скачать и способы их избежатьСкачивание приложения 1win может показаться простым процессом, однако многие пользователи сталкиваются с

Agustus 21, 2026
Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счета

Сравнение зеркала 1xbet и других платформ с сохранением данных счетаВ данной статье мы рассмотрим преимущества зеркала 1xbet по сравнению с

Agustus 21, 2026