Tulang Bawang Barat – Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat, Busroni, menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Masjid Nurul Iman, Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat bulan suci Ramadhan tersebut dihadiri puluhan anak yatim bersama masyarakat setempat. Selain penyerahan santunan, acara juga dirangkai dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban.
Busroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Tulang Bawang Barat menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.
“Bisa berkumpul dan berbagi dengan anak-anak yatim merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami. Ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan,” ujar Busroni.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 100 anak yatim menerima santunan berupa uang tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, panitia juga menyiapkan hidangan berbuka puasa berupa nasi dan aneka makanan ringan.
Wajah-wajah ceria tampak dari para penerima santunan. Bagi mereka, perhatian dan kepedulian yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan semangat dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Busroni menambahkan, kegiatan berbagi kepada anak yatim telah menjadi tradisi yang terus dijaga setiap bulan Ramadhan.
Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai sosial dan spiritual yang kuat, sekaligus menjadi upaya meringankan beban ekonomi anak-anak yang membutuhkan.
“Berbagi kepada anak yatim adalah tradisi yang terus kita rawat setiap Ramadhan. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga tentang menghadirkan harapan dan kepedulian di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Momentum Ramadhan, lanjutnya, semestinya menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.
Dengan kepedulian yang terus dirawat, harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi muda tetap terjaga. (*)