Terkait Kasus Dugaan Korupsi BTS 4G Kominfo Berupaya Sogok APH

Dilaporkan oleh : Lampung city admin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

JAKARTA – Pemeriksaan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan menara pemancar Internet atau base transceiver station (BTS) 4G mengungkap dugaan operasi suap untuk penegak hukum agar pengusutan perkara ini bisa diredam.

Kedua tersangka Korupsi BTS Kominfo itu adalah Irwan Hermawan dan Windi Purnama. Uang yang terkumpul dari perusahaan kontraktor proyek ini mencapai Rp 243 miliar.

Awalnya, Irwan tak mau membuka semua nama pemberi dan penerima uang suap. Di pemeriksaan pada Mei lalu, misalnya, ia memang menyebut nama pemberi uang yang umumnya berasal dari kontraktor dan subkontraktor proyek BTS. Tapi, ia hanya menyebut beberapa pihak penerima fulus dengan sebutan X, Y, dan Z. Sementara Windi bertugas menyetor uang ke sejumlah makelar perkara.

Silahkan Baca juga :  Ketua DPRD Lampung Pimpin Pembacaan Teks Proklamasi di HUT ke-80 RI

Irwan mulai buka-bukaan pada pemeriksaan pertengahan Juni lalu. Ia menyebut semua nama pemberi dan ke mana saja duit Rp 243 itu mengalir.

Di antaranya adalah pengusaha yang pernah menjadi tim sukses pemilihan presiden, staf ahli politikus di Dewan Perwakilan Rakyat, hingga direksi Badan Usaha Milik Negara, dan seorang tokoh partai yang belakangan diangkat menjadi menteri.

Pembaca, korupsi menara BTS menarik perhatian publik karena menyeret Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate. Aroma politik di sekitar pengungkapan kasus ini juga menarik disimak.

Johnny adalah politikus Partai NasDem yang mendeklarasikan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Anies tak mendapat dukungan bos Johnny di kabinet, Presiden Joko Widodo.

Silahkan Baca juga :  Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Penguatan ASN Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kami mendapatkan cerita dari banyak narasumber dan segepok dokumen yang mengindikasikan keterlibatan banyak orang. Mereka menjadi makelar untuk menghentikan pengusutan dugaan korupsi proyek ini.

Kejaksaan memang sempat menghentikan pengusutannya tapi hidup lagi setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpidato yang berulang kali mengingatkan Jokowi sebagai petugas partai. (*)

| Baca Juga

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Zerbi Kembali Pimpin IPSI Tulang Bawang Dua Periode, Tekankan Persatuan dan Prestasi

Tulang Bawang — Rumah Makan Pindang Baung Omega di Jalan Lintas Timur, Menggala, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan

|
Oktober 19, 2025
Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

Zaidirina, Warning Bagi Pejabat Eselon III di Tubaba

TUBABA (lampungcity.co) - Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Zaidirina Heriwardoyo, mengingatkan pejabat Eselon lll setelah dilakukan evaluasi, diharapkan kedepan ada perubahan memiliki tanggung jawab menjalan tugas sebagai abdi negara

|
Mei 9, 2023
Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

Zaidirina Respon Cepat Terkait Pembenahan Jalan di Tiyuh Penumangan

TUBABA (lampungcity.co) - Menyikapi adanya Pemberitaan terkait ruas jalan Provinsi di Tiyuh/Desa Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat yang saat ini ditanami pohon pisang, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina pastikan

|
Mei 8, 2023