TUBABA (lampungcity.co) – Sebanyak 185 orang kepala sekolah mengikuti Kursus Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan (Gudep) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang digelar selama dua hari Sabtu-Minggu, (6-7-5) di Komplek SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah.
Kegiatan yang menitikberatkan pada penguasaan kepramukaan terhadap para kepala sekolah tersebut dibuka langsung oleh Kak Ponco Nugroho, ST selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tulangbawang Barat, dihadiri Wakil Ketua Bidang Binawasa Budiman Jaya, S.STP.,M.IP juga selaku Kadis Disdikbud Tubaba, dan Kapusdiklatcab Kwarcab, Ir. Ponidi Sunaryo, Kak Sungkowotitis selaku Waka Bidang Sarana dan Keuangan, kak Heru Prihartono selaku Waka bina muda, kak Frans Subekti Adjitomo selaku Waka bidang Orgakum, kak Ponidi Sunaryo selaku ketua panitia dan Kapusdiklatcab Kaccah Bina Bangsa.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tubaba Kak Ponco Nugroho mengapresiasi dan bangga atas partisipasi para kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, MTs sampai MA juga sebagai Kamabigus yang telah antusias mengikuti kegiatan orientasi ini.
“Dengan orientasi ini diharapkan para Kepala Sekolah khususnya dapat lebih memiliki perhatian penuh terhadap Pramuka. Dan dengan kemampuan yang mumpuni terhadap kepramukaan maka Kamabigus dalam hal ini kepala sekolah dapat lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya,” kata dia, Senin (8/5).
Menurutnya, orientasi ini dilaksanakan sebagai bekal kepramukaan bagi para kepala sekolah. Mengingat tidak semua kepala sekolah memiliki latar belakang sebagai anggota Pramuka.
“Namun, karena peran dan fungsinya secara otomatis menjadi Kamabigus maka menguasai pengetahuan kepramukaan pun menjadi sebuah keharusan,” ucapnya.
Ketua panitia, Kak Ponidi Sunaryo menambahkan, dalam kegiatan orientasi ini diikuti oleh 185 orang peserta dan 21 orang pelatih, para peserta diberikan materi tentang Fundamental Gerakan Pramuka (Oleh kak Ponidi Sunaryo), Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan (kak Budi Astuti), Kebijakan Gerakan Pramuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabuoaten Tubaba dalam implementasi ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWK). ( Kak Budiman Jaya), Studi Kasus Peran, Tugas dan Fungsi Mabigus (kak Ponidi Sunaryo) dan terakhir materi Api Unggun Sebagai Alat Pendidikan (Kak Syamsul Irwan).
“Pada acara puncak ditandai dengan penyalaan Api Unggun, sebagai simbol Telah berkobarnya semangat para peserta untuk berupaya memajukan dan menggiatkan kegiatan Pramuka khususnya di gugus depannya masing-masing dan di Tulang Bawang Barat pada umumnya,” singkatnya. (As26)