TULANG BAWANG – Perbaikan dan rekonstruksi Jalan Bujung Tenuk–Penumangan (Link.086) di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Rabu (26/08/2026)
Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Proyek yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.930.728.000, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Bima Sakti Kita berdasarkan Kontrak Nomor 01/KTR/PPK-JLN.1/RKN-086/V.03/2026 APBD.
Bagi masyarakat, perbaikan ruas jalan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan mobilitas warga.
Jalan Bujung Tenuk–Penumangan selama ini menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Tulang Bawang dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dinilai telah menghambat kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Karena itu, pelaksanaan rekonstruksi diharapkan mampu menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, lancar, dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Salah seorang warga setempat, Toni (35), menyambut baik adanya perbaikan tersebut.
Menurutnya, pembangunan jalan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menggunakan ruas tersebut dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Perbaikan ini sangat berdampak positif bagi warga di sini. Jalan ini sudah lama rusak. Semoga setelah diperbaiki, kondisinya bisa bertahan lama dan tidak cepat rusak lagi,” ujar Toni.
Ia berharap pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kualitas infrastruktur yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Perbaikan Jalan Bujung Tenuk, Penumangan menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur memiliki posisi penting dalam membuka akses, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Infrastruktur yang dibangun dengan kualitas dan pengawasan yang baik pada akhirnya bukan hanya menjadi jalan penghubung, tetapi juga menjadi jalan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat pun berharap proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, memenuhi standar kualitas pekerjaan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Tim)
![]()