BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka Pekan Olahraga Kota Bandar Lampung Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Kalpataru, Kecamatan Kemiling, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membangun budaya olahraga sekaligus mencetak atlet berprestasi sejak level akar rumput.
Ajang olahraga tingkat kecamatan antar kelurahan se-Kota Bandar Lampung tersebut diikuti oleh atlet putra dan putri yang akan bertanding dalam 28 cabang olahraga.
Kehadiran ratusan atlet dari berbagai wilayah ini mencerminkan antusiasme masyarakat sekaligus potensi besar olahraga daerah yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa Pekan Olahraga Kota bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya olahraga prestasi yang berorientasi pada pembinaan berkelanjutan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Event olahraga tingkat kecamatan ini harus kita jadikan momentum membangun semangat meraih prestasi, memperkuat kebersamaan, menumbuhkan persahabatan, serta menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Eva Dwiana.
Ia menilai, arena kompetisi ini memiliki nilai strategis sebagai sarana evaluasi atas sejauh mana keberhasilan pembinaan atlet yang selama ini dilakukan oleh pihak terkait.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang seleksi alamiah untuk menemukan atlet-atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Bandar Lampung.
Wali Kota juga meminta para pembina, ofisial, dan pelatih agar benar-benar memanfaatkan momentum kejuaraan ini sebagai titik awal re-inventarisasi atlet, khususnya mereka yang memiliki performa dan prestasi menonjol untuk dibina secara lebih terarah dan profesional.
“Pembinaan atlet tidak boleh bersifat seremonial. Harus ada kesinambungan, pemetaan potensi, dan keseriusan dalam menyiapkan masa depan olahraga daerah,” ujarnya.
Dalam konteks kelembagaan, Eva Dwiana menekankan peran KONI Kota Bandar Lampung sebagai institusi yang berkompeten dan bertanggung jawab dalam pembinaan dan pelatihan atlet.
KONI diminta tetap konsisten, aktif, dan progresif dalam menggerakkan olahraga serta melahirkan prestasi-prestasi baru, termasuk menyiapkan bibit-bibit unggul sejak dini.
Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan pesan moral kepada seluruh atlet yang bertanding agar menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi prinsip fair play.
“Bagi yang menang, bersyukurlah. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan, karena kekalahan adalah kemenangan yang tertunda,” pungkasnya. (*)